BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Friday, August 1, 2008

New novel I'm craving for...

Hmmm...hari nie tiba-tiba aku dah jatuh cinta dengan buku nie. Belum baca lagi. Cuma tengok beberapa blog & baca sinopsis & trailer Ayat2 Cinta The Movie... Macam best banget! Tapi melalui beberapa komen penonton & pembaca yang aku lihat, majority mengatakan novel nya lebih indah daripada filem nyer. Kira macam Harry Potter lah nie. Baca novel lagi best daripada filem. Padahal kita tengok filemnya pun dah gempak kan. OK, tadi aku baca sinopsis & tengok trailer memang macam best sangat2! So can't wait to read the novel !! Furthermore maybe sbb novel nie berkisar dgn Kaherah, Mesir...(I love CAIRO !!!!). Ada sesiapa yang nak hadiahkan aku buku nih?? Or tahu katner aku leh beli? hehhehe... Pls let me know.... (ishh...mcm tak cayer jer nie aku...hehehhe...yang tak pernah beli novel seumur hidup nih. Kalau ada pun, pinjam kawan2 punyer jer..or sewa kat Lend a book Store...hahhahaha)

If ada yang berminat, cuba copy and pergi ke link nie ...

http://www.ayatayatcintathemovie.com/

SINOPSIS : Ini adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekedar kisah cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam. Fahri bin Abdillah adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al Ahzar. Berjibaku dengan panas-debu Mesir. Berkutat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bertahan dengan menjadi penerjemah buku-buku agama. Semua target dijalani Fahri dengan penuh antusiasme kecuali satu: menikah.

Kenapa? Karena Fahri adalah laki-laki taat yang begitu ‘lurus’. Dia tidak mengenal pacaran sebelum menikah. Dia kurang artikulatif saat berhadapan dengan mahluk bernama perempuan. Hanya ada sedikit perempuan yang dekat dengannya selama ini. Neneknya, Ibunya dan saudara perempuannya.

Betul begitu? Sepertinya pindah ke Mesir membuat hal itu berubah. Tersebutlah Maria Girgis. Tetangga satu flat yang beragama Kristen Koptik tapi mengagumi Al Quran. Dan menganggumi Fahri. Kekaguman yang berubah menjadi cinta. Sayang cinta Maria hanya tercurah dalam diary saja.

Lalu ada Nurul. Anak seorang kyai terkenal yang juga mengeruk ilmu di Al Azhar. Sebenarnya Fahri menaruh hati pada gadis manis ini. Sayang rasa mindernya yang hanya anak keturunan petani membuatnya tidak pernah menunjukkan rasa apa pun pada Nurul. Sementara Nurul pun menjadi ragu dan selalu menebak-nebak.

Setelah itu ada Noura. Juga tetangga yang selalu disika Ayahnya sendiri. Fahri berempati penuh dengan Noura dan ingin menolongnya. Sayang hanya empati saja. Tidak lebih. Namun Noura yang mengharap lebih. Dan nantinya ini menjadi masalah besar ketika Noura menuduh Fahri memperkosanya.

Terakhir muncullah Aisha. Si mata indah yang menyihir Fahri. Sejak sebuah kejadian di metro, saat Fahri membela Islam dari tuduhan kolot dan kaku, Aisha jatuh cinta pada Fahri. Dan Fahri juga tidak bisa membohongi hatinya.

Lalu bagaimana bocah desa nan lurus itu menghadapi ini semua? Siapa yang dipilihnya? Bisakah dia menjalani semua dalam jalur Islam yang sangat dia yakini?


Details bout the novel...

Judul : Ayat-ayat Cinta
Harga : RM22.90
Pengarang : Habiburrahman El Shirazy
Penerbit : Al-Risalah Product Sdn Bhd
Genre : NovelMukasurat : 510 halaman

PEMENANG PENA AWARD NOVEL TERPUJI NASIONAL 2005- PEMENANG ANUGERAH PENGHARGAAN "THE MOST FAVOURITE BOOK" 2005

"Sesekali dalam ketenangan sastera Indonesia datang mengejut gelora seni yang tidak tersangkakan. Jika dulu pernah hadir "Ateist", "Perburuan", "Pulang", "Merahnya Merah" dan "Bumi Manusia", kini tampaknya gelora itu datang dalam bentuk "Ayat-ayat Cinta" pula. Ternyata ia adalah sebuah novel yang sangat memujuk dan menghiburkan. Dengan bahasa yang sederhana mengalir, novel ini menghadapkan kita kepada sekolempok mahasiswa Indonesia yang tidak saja tekun menangguk ilmu, malam berupaya mengisi kehidupan dengan penuh sabar. "Ayat-ayat Cinta" memangnya pintar mengheret kita menjejaki - malah menghidu - perhubungan Fahri (Indonesia) dan Maria (Mesir) secara penuh mengajar, menghantar isyarat dan kebijaksanaan baru melalui perhubungan sopan antara insan dua negara. Rasanya memang sesekali kisah cinta yang Islami begini sempat disampaikan dengan penuh tertib. Maka itu, tidak membacanya seperti sengaja melepaskan peluang untuk mencium bau, merasa iklim dan memahami gerak hidup insan Indonesia baru di luar dan di dalam negaranya."
A. Samad Said S
Sasterawan Negara

"Berbeza rentak dan nada dengan "Harry Potter", akhirnya "Ayat-ayat Cinta" terpilih sebagai "The Most Favourite Book..." Majalah Muslimah Edisi Januari 2006
"Penulis novel ini berjaya menggambarkan latar (setting) sosiobudaya Timur Tengah dengan begitu hidup tanpa perlu menggunakan istilah-istilah bahasa Arab. Bahasanya yang mengalir, perwatakan tokoh-tokohnya yang begitu kuat, dan gambaran latar yang begitu hidup, menjadikan kisah dalam novel ini terasa seolah-olah benar-benar terjadi. Ini adalah contoh novel karya penulis muda yang sangat baik!"
Ahmadun Yosi Herfanda
Sasterawan dan Redaksi Budaya Republika

"Jarang ada buku seperti ini. Saya tidak yakin akan ada novel seumpama ini daripada penulis muda Indonesia yang lain, bukan sahaja pada ketika ini bahkan pada beberapa puluh tahun di masa hadapan. Begitu menyentuh. Begitu dalam. Dan begitu dewasa!" Mohd Fauzil Adhim
Pakar Psikologi dan Penulis Buku-buku Best Seller

"Jika Naguib Mahfuz menulis Mesir dari pandangan orang Mesir, maka Mesir kali ini ditulis dalam pandangan orang Indonesia. Novel ini ditulis oleh orang Indonesia yang betul-betul faham selok-belok negeri itu, hingga kepada perincian-perincian yang paling kecil. Ia hidup, berbaur dan berinteraksi dalam kehidupan sehari-hari; lalu menyerap roh dan pengetahuan darinya dan dituangkan dengan sepenuh hati ke dalam bentuk novel yang kaya. Ditulis dengan bahasa yang lancar, dengan tokoh-tokoh yang 'hidup' dan bersekilas pandang dalam pelbagai perwatakan. Membaca novel ini adalah seperti membuka cermin cakerawala yang terbuka..."
Joni Ariadinata
Penulis Cerpen, Redaksi Jurnal Cerpen Indonesia

0 comments: